Articles by "healthcare and medicine"
Showing posts with label healthcare and medicine. Show all posts
no image
Sekolah Pramugari Terbaik Akreditasi A hub Kak Awan 087838815050 untuk mendaftar sekolah pramugari PSPP Penerbangan

, KUDUS -RS Sarkies Aisyiyah dan RS Aisyiyah bertekad untuk membantu meningkatkan tingkat kesejahteraan penduduk di Kota Kreket melalui program perbaikan kesehatan masyarakat.

Itu dikatakan langsung oleh Ketua Dewan Direktur (BoD) RS Grup Aisyiyah Kudus, dr. Hilal Ariadi pada acara makan bersama silatuhrami Ramadhan bulan Syawal yang dilaksanakan oleh keluarga besar Rumah Sakit Grup Aisyiyah Kudus, Rabu (9/4/2025) malam di gedung pusat Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU).

Dengan mengusung tema "Satu Hati Bersinergi untuk Kudus Sehat", kegiatan tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti.

Menurut Dr Hilal, Prof Mu'ti sangat berperan dalam membangun RS Aisyiyah dan juga mengurus izin untuk RS Sarkies Aisyiyah di Kudus.

Pula berusaha mendapatkan dukungan untuk peralatan medis dan ambulans di dekat dua rumah sakit.

Kedua rumah sakit itu merupakan bagian dari jaringan Besar Rumah Sakit Aisyiyah Kabupaten Kudus, berada di bawah payung organisasi yang sama dengan beberapa klinik lainnya yang ada di berbagai daerah di Kabupaten Kudus.

"Saat ini adalah waktu bagi kedua rumah sakit Aisyiyah untuk menjadi bukti cinta dari seluruh komunitas yang bekerja sama menyediakan layanan berkualitas tinggi bagi warga Kudus dan sekitarnya. Mereka berkomitmen melindungi masyarakat serta mendukung Pemerintah Kabupaten Kudus dalam memperbaiki standar kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Seperti yang menjadi topik utama hari ini, kita menyambut positif tindakan Bupati Kudus. Hal ini merupakan usaha untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan penduduk Kudus serta wilayah sekelilingnya. Langkah tersebut bukan sekadar terfokus pada pengobatan dan pemulihan, ataupun membuat tagline 'Kudus Sehat' semata, melainkan juga sebagai contoh tentang cara hidup secara lebih sehat bagi orang lain.

Sebagai Ketua BoD Grup Rumah Sakit Aisyiyah Kudus, dr Hilal menginginkan bahwa Pemkab Kudus turut serta dalam membantu pembangunan dan perkembangan rumah sakit di Kota Kresek, termasuk dukungan untuk rumah sakit milik pemerintah maupun swasta. Dia juga menekankan perlunya adanya bantuan hibah peralatan medis yang dapat memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.

Mereka berharap agar kesinambungan dari kerjasama positif ini dapat mendorong perkembangan pelayanan di rumah sakit, serta memberikan dampak terhadap konstruksi kemajuan yang digerakan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus. Terutama untuk mendukung visi Kudus Sehat dan Kudus Hebat.

"Pelopor kesejahteraan kesehatan, tetapkan tekad untuk terus mengemban misi meningkatkan standar kesehatan warga Kudus. Berikan pelayanan dengan segenap jiwa, tak terbatas, tidak henti-hentinya serta bukan hanya karena waktu melainkan demi Allah supaya mendapat ridho-Nya yang pada akhirnya akan memberkati usaha Anda," katanya.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakhoris mengatakan bahwa acara silaturahmi ini dimaksudkan untuk tujuan yang positif, yaitu mempromosikan sinergi di antara berbagai mitra dan kolaborasi.

Menurutnya, adanya rumah sakit yang berkualitas amat dibutuhkan di tiap-tiap wilayah untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat.

Pada kasus ini, Aisyiyah sukses dalam mendirikan rumah sakit yang luar biasa di Kudus. Tanpa keraguan, pencapaian tersebut tentu saja tak lepas dari adanya persaingan. Sebab, tanpa ada persaingan, perkembangan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

"Kompetitif yang bagus, mudah-mudahan pembangunan di Kudus akan terus meningkat," katanya.

Pemerintah Kabupaten Kudus berencana mendirikan sebuah rumah sakit kelas eksekutif yang terletak di tanah bekas tempat penampungan sinar matahari ini. Rumah sakit tersebut akan bekerja sama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Kudus dan bukan bertujuan untuk bersaing dengan fasilitas layanan kesehatan lainnya.

Proyek ini direncanakan akan memiliki 6 tingkat, dengan basement digunakan untuk tempat parkir, lantai 1 hingga 3 menjadi pusat perbelanjaan, sementara itu fasilitas rumah sakit kelas eksekutif akan berada di lantai ke-4 sampai ke-6.

Pada saat yang sama, Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa tema "Satu Hati Bersinergi untuk Kudus Sehat" berkaitan erat dengan arti dari acara halal bihalal.

Tempat di mana tanda seseorang bertaqwa adalah ketika dia dapat mengendalikan emosi marah dan bersedia mengampuni kesalahan oranglain.

Bagaimana caranya agar masyarakat dapat merasakan kebahagiaan dan kesehatannya meningkat dengan berinteraksi lebih banyak bersama para saudaranya?

Berinteraksi langsung dianggap bisa menyehatkan tubuh manusia, dengan keadaan jasmani dan rohani yang baik serta pikiran yang terjaga, akan menghasilkan kondisi fisik yang prima.

"Oleh karena itu, tingkatkan silaturrahmi. Agar kesehatan jasmani terjaga, keadaan sosial baik-baik saja, dan ketuhanannya juga tetap seimbang," katanya.

Prof Mu'ti berpendapat bahwa iman memiliki hubungan yang erat dengan kondisi kesehatan atau pemulihan seseorang.

"Yang dimaksud adalah, studi tersebut menunjukkan bahwa individu yang mempunyai keyakinan agama mengalami tingkat penyembuhan atau umur harapan panjang, sebab mereka selalu bersikap optimistis dan berfikiran positif dalam menjalani tiap aspek kehidupan," terangnya.

Di samping itu, kesejahteraan sosial bisa terwujud melalui interaksi masyarakat.

"Pentingnya, yang pertama adalah mempunyai sikap positif terhadap oranglain. Ini berarti senantiasa menunjukkan khusnudzon terhadap mereka untuk melestarikan pola pikir yang baik," jelasnya.

Kedua, dia menambahkan, jangan sekali-kali merasa lebih unggul dari oranglain.

"Inklusif di sini juga mencakup tidak boleh menguasai oranglain serta tidak sekalipun merendahkan mereka,".

Ketiga, selalu komunikaasikan dengan baik. Tiap individu diminta agar jangan membuat keputusan terlalu cepat atau satu sisi tanpa memahami situasinya lebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mencegah timbulnya salah pengertian.

Dan yang keempat, tingkatkanlah berbuat derma, sebab dengan memberi sedekah bisa menghindari halangan tersebut.

"Mari kita semua menjadi bangsa dan masyarakat yang sehat," katanya. (Sam)

Sekolah Pramugari Terbaik Akreditasi A hub Kak Awan 087838815050 untuk mendaftar sekolah pramugari PSPP Penerbangan

- Merawat kesejahteraan otak tak sekadar berkaitan dengan diet seimbang dan aktivitas fisik, melainkan juga rutinitas sehari-hari yang telah diamalkan oleh beragam tradisi global.

Tiap negeri mempunyai kekayaan rahasia tersendiri yang dilestarikan sejak dulu untuk mendukung kerja otak, meredakan tekanan, serta menstabilkan kondisi psikis.

Mulai dari meditasi di India sampai rutinitas bersepeda di Belanda, setiap praktek tersebut menawarkan manfaat luar biasa yang telah dibuktikan melalui riset ilmiah.

Sebagian mungkin telah tidak asing lagi terdengar, namun ada pula beberapa yang dapat memberikan ide segar ketika diterapkan dalam keseharian.

Berdasarkan informasi dari situs yourtango.com, berikut ini adalah sembilan kebiasaan dari seluruh penjuru dunia yang bisa mendukung kesehatan otak serta memperbaiki kualitas hidup secara menyeluruh.

1. Meditasi – India

Meditasi sudah menjadi elemen penting dalam kebudayaan India sejak masa lalu panjang dan diakui sebagai metode yang sangat efektif untuk meredakan pikiran. Di samping itu, meditasi juga diketahui dapat memperkecil tingkat stres, membaikkan kondisi kesehatan pada skala selular, mengurangi tensi darah, hingga mendukung penanganan rasa nyeri dan gejolak emosi seperti depresi.

Studi yang dipublikasikan di jurnal kesehatan menyatakan bahwa meditasi bisa memicu respon rileksasi, yang memiliki dampak baik terhadap metabolisme, denyut nadi, pernafasan, serta pola gelombang otak.

Dengan hanya menghabiskan beberapa menit untuk bermeditation sehari-hari, pikiran akan menjadi lebih tajam dan konsentrasi pun bertambah.

2. Akupunktur – Tiongkok

Teknik akupunktur yang bermula dari negeri Tiongkok sudah dipraktekkan selama bertahun-tahun lamanya guna menangani beragam gangguan kesehatan. Walaupun tampak simpel, menyematkan jarum halus pada lokasi-lokasi spesifik dalam tubuh dapat memberikan hasil yang sangat memukau.

Studi dari Journal of The American Medical Association mengindikasikan bahwa akupunktur bisa membantu meningkatkan kondisi jantung, menekan tekanan darah, dan memacu produksi zat kimia otak terkait rileksasi dan mutu istirahat. Tak mengherankan apabila semakin banyak individu di penjuru dunia yang tertarik untuk mencoba teknik tersebut.

3. Diet Mediterania – Yunani

Gaya hidup sehat pada masyarakat Yunani tak terlepas dari diet Mediterania yang penuh dengan sayuran segar, ikan, sereal, dan juga minyak zaitun. Diet ini telah dibuktikan bisa mengurangi resiko terserang penyakit jantung, stroke, selain itu pun membantu dalam memelihara fungsi otak.

Di luar kekayaannya dalam zat gizi, pola makan Mediterania juga mempermudah pengendalian berat badan agar tetap seimbang serta meningkatkan kondisi kesehatan mata. Menurut artikel yang terdapat pada jurnal Nutrients, jenis-jenis pangan utama dari wilayah tersebut bisa mendukung peningkatan kemampuan kognitif seseorang dan menekan peluang timbulnya gangguan neurodegeneratif.

4. Memulai Hari dengan Muesli – Asalnya dari Swiss

Memulai harinya dengan sarapan sehat merupakan cara terbaik untuk mendapatkan energi seharian, dan di Swiss, muesli menjadi favorit banyak orang. campuran dari gandum bergerigi, berasal biji-bijian, kacang-kacangan, dan buah kering ini tak sekadar memuaskan lapar namun juga tinggi akan serat dan zat-zat bergizi yang bagus bagi fungsi otak.

Muesli awalnya dibuat oleh seorang dokter asal Swiss hampir satu abad silam bagi para pasien di rumah sakitnya. Saat ini, sajian tersebut telah menjadi pilihan populer bagi banyak individu dikarenakan keuntungan signifikan terhadap kesejahteraan sistem pencernaan serta menyediakan sumber tenaga jangka panjang.

5. Terapi Bekam – Mesir

Terapi bekam sudah diterapkan sejak masa Mesir kuno, Tiongkok, dan berbagai negara di wilayah Timur Tengah. Metode ini menggunakan cangkir yang dipasangkan ke kulit untuk menghasilkan tekanan vakum sehingga memperbaiki sirkulasi darah dan mendukung pemulihan tubuh.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa terapi bekam bisa mendukung pengobatan hipertensi, kelainan darah seperti anemia, dan juga penyakit pada kulit. Namun, tetap saja terdapat diskusi dalam komunitas kesehatan tentang keefektifannya yang sebenarnya.

6. Teh Yerba Mate – Amerika Selatan

Di Argentina, Paraguay, dan Brazil, teh yerba mate merupakan minuman esensial yang diminum secara rutin setiap harinya. Minuman ini dipenuhi dengan antioksidan, kafein natural, serta zat-zat lainnya yang berfungsi untuk mempercepat proses metabolisme dan mendukung kesejahteraan jantung.

Yerba mate disebut pula sebagai "Infus Kepresidenan" Argentina lantaran keunggulannya dalam menambah perhatian serta tenaga tanpa menyertakan dampak negatif sebagaimana yang terjadi pada kopi. Ramuan ini kerap dinikmati bersama sahabat atau anggota keluarga, sehingga menjadi elemen esensial bagi tradisi sosial di benua Amerika Selatan.

7. Kolam Air Panas (Sauna) – Rusia

Di Rusia, sauna atau banya tidak hanya berfungsi sebagai area untuk bersantai, melainkan juga metode untuk membersihkan racun dalam tubuh dan mengoptimalkan kesejahteraan mental. Suhu tinggi pada sauna dapat mendukung aliran darah agar lebih lancar, menaikkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, dan menyegarkan mutu istirahat seseorang.

Studi yang diterbitkan oleh Alternative Medicine Review menyatakan bahwa penggunaan sauna bisa mendukung peningkatan kesehatan dengan cara memperbaiki gangguan pernafasan, meringankan rasa sakit pada otot, serta berkontribusi dalam pembakaran lemak tubuh. Tak mengherankan bila hal ini telah menjadi salah satu elemen penting dalam gaya hidup sehat bangsa Rusia selama bertahun-tahun.

8. Istirahat Sore (Inemuri) – Jepang

Di Jepang, istirahat pendek saat siang hari yang disebut inemuri tidak ditandai sebagai tanda malas, melainkan justru dipandang sebagai kebiasaan yang produktif. Bahkan beberapa organisasi mengizinkan pegawai mereka memiliki waktu tertentu dalam sehari kerja untuk tidur siang selama 30 menit antara jam-jam bekerja.

BBC menyebutkan bahwa tidur siang yang memadai bisa meningkatkan fokus, daya cipta, serta kebugaran otak secara umum. Istirahat sebentar ini pun berfungsi untuk mengecharge kembali tenaga tanpa merusak pola tidur pada malam harinya.

9. Bersepeda – Belanda

Di Belanda, bersepeda tak sekadar menjadi kegiatan olahraga, melainkan juga metode transportasi primer. Berkat adanya infrastruktur jalan sepeda yang terjamin keselamatannya dan ramah digunakan, masyarakat lokal cenderung menggunakan sepeda daripada mobil ketika melakukan aktifitas rutin mereka setiap hari.

BBC News melaporkan bahwa jumlah sepeda di Belanda melebihi populasi warganya. Bersepeda bukan saja baik untuk mempertahankan kesehatan jantung dan otak, namun juga efektif dalam mengurangi tingkat stres serta meningkatkan kondisi fisik secara menyeluruh.

Tiap-tiap tradisi mempunyai metode tersendiri dalam merawat fisik serta mental. Mulai dari latihan tenang berupa meditasi sampai dengan pilihan menu makannya seimbang dan istirahat tengah hari, semuanya bisa jadi pelajaran buat dijalankan pada rutinitas setiap harinya.

Anda tidak perlu melakukannya semua sekaligus, cukup pilih satu atau dua kebiasaan yang cocok untuk Anda dan mulailah dengan bertahap. Melalui perubahan-perubahan kecil namun konsisten, fungsi otak bisa dipertahankan dalam kondisi baik sampai lanjut usia.

Sekolah Pramugari Terbaik Akreditasi A hub Kak Awan 087838815050 untuk mendaftar sekolah pramugari PSPP Penerbangan

Priguna Anugerah, seorang dokter anestesi dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjadjaran (Unpad), diyakinakan bahwa kariernya akan hancur setelah dia dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus pemerkosaan yang dilakukan pada keluarga pasien.

Priguna dilarang selamanya untuk dapat mendaftar lagi dalam program PPDS dan yang terkini, izin Surat Tanda Registrasi (STR)-nya pun akan dicabut.

STR yang diterapkan kepada dokter dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaannya secara profesional baik itu di klinik ataupun rumah sakit.

Peraturan itu diumumkan oleh Kementerian Kesehatan yang menuntut agar Konsil Kedokteran Indonesia secepatnya mencabut STR Priyoga Anugrah.

Dalam upaya tegas pertama ini, Departemen Kesehatan telah menginstruksikan Dewan Medis Indonesia (DMI) agar dengan cepat menarik Surat Tanda Daftar Profesi (STDP) milik dr PAP," ungkap Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Aji Muhawarman pada pernyataan formal yang kami terima Selasa (8/4/2025) malam berdasarkan laporan tersebut. Kompas.com.

"Penarikan STR secara otomatis akan mencabut Surat Izin Praktik (SIP) bagi dokter di rumah sakit," jelasnya.

Aji mengungkapkan bahwa tim mereka juga merasa sangat prihatin dan kecewa atas insiden yang dialami oleh keluarga pasien di RSHS.

"Pihak Kementerian Kesehatan mengungkapkan rasa keprihatinan serta penyesalan atas terjadinya insiden dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh PAP," katanya.

Karena tengah menghadapi proses hukum karena tindakannya, status Priguna sebagai mahasiswi dokter residennya di Unpad pada RSHS Bandung pun sudah ditarik kembali.

"Yang bersangkutan saat ini telah diserahkan kembali kepada Unpad dan dihapuskan statusnya sebagai mahasiswa, selain itu juga sedang menjalani proses hukum dari Polda Jawa Barat," jelas Aji.

Leverajaskan Keadaan Ayah dari Pasien Kritis

Priguna Anugerah (31), seorang dokter residensi anastesi dari Program Pendidik Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad), mengancam dan mendesak keluarga pasien dengan mengeksploitasi keadaan krisis medis si pasien.

Pada saat tersebut, orang yang terkena musibah sedang merawat sang bapak yang masuk rumah sakit dan memerlukan tranfusi darah.

Terdakwa, yang juga seorang dokter, beralasan telah mengecek kadar darah di keluarga pasien, FH (21).

Penjahat mendekati korbannya dengan alasan akan melaksanakan pemeriksaan crossmatch, yaitu pengecekan kesesuaian grup darah yang diperlukan untuk tranfusi darah.

Meski ketika dimintai untuk memeriksa darah korban secara terpisah.

Kepala Divisi Reskrimum Polda Jawa Barat, Surawan mengklaim bahwa tersangka pemerkosaan yang bernama Priguna Anugerah (31), telah melakukan tindakan cabul kepada anggota keluarga dari seorang pasien di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Kota Bandung, pada kamar baru tersebut.

Menurut Surawan, hasil visum mengungkapkan bahwa ada sperma yang akan diujicobakan DNA pada organ intim korban dan juga alat kontrasepsinya.

"Pihak yang menjadi korban adalah berumur 21 tahun sementara sang pelaku berusia 31 tahun. Insiden tersebut terjadi pada pukul 17:00 WIB ketika pelaku ingin mendonorkan darah kepada ayah dari korban yang dalam kondisi sangat mengkhawatirkan, lalu dia minta agar putranya sendiri yang melaksanakan proses donor darah itu," jelasnya, Rabu (9/4/2025).

Surawan menerangkan bahwa para korban tidak paham tentang maksud pelaku tetapi mereka diboyong ke sebuah ruanganyang baru di RSHS.

Pelaku mengambil keuntungan dari situasi sulit yang dihadapi oleh ayah sang korban dengan alasan akan melaksanakan transfusi darah.

Bukan hanya itu saja, sang pelaku yang dicurigai pernah mencoba mengakhiri hidupnya sehingga harus dirawat di rumah sakit setelah tindakan kriminalnya ketahuan.

"Penjahat tersebut diamankan di tempat tinggalnya yang ada di Bandung. Ternyata, penjahat itu berencana untuk mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara menusuk nadinya menggunakan tangan," ungkap Surawan.

"Pelakunya diamankan pada tanggal 23 Maret 2025 setelah dilakukan penggerebekan. Sebelum penangkapan, dia mendapatkan perawatan medis terlebih dahulu," jelasnya selanjutnya.

Surawan juga menyebut bahwa keadaan korbannya telah membaik walaupun masih terdapat rasa traumatis yang cukup.

Sampai sekarang, para korban tetap menerima bantuan dari Satuan Layanan Khusus Wanita dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat. Penyelesaian kasus di pengadilan terus dilanjutkan dengan dukungan lengkap dari institusi perguruan tinggi serta fasilitas kesehatan yang ada.

Berawal Cek Darah

Saat ini, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut bahwa insiden tersebut dimulai ketika tersangka sedang melakukan pemeriksaan darah pada keluarga pasien, yaitu FH (21).

"Pelaku mengharapkan agar korban bernama FH ditarik darahnya serta dibawa oleh tersangka dari area Gawal Darurat Instalasi Rawat Jalan menuju Lt. 7 Gedung MCHC Rumah Sakit Hasan Sadikin. Korban pernah merasa mual akibat larutan yang disuntetkan oleh sang penjahat, kemudian setelah sadar, korban merasakan rasa nyeri di beberapa tempat tubuh," jelasnya.

Hendra mengatakan bahwa pada 18 Maret 2025 kira-kira pukul 01.00 WIB, tersangka menuntut untuk mengambil darah dari korban dan kemudian membawanya dari ruangan IGD menuju gedung MCHC lantai tujuh. Si pelaku juga melarang korban agar tidak disertai oleh saudara kandungnya tersebut.

Setibanya di gedung MCHC, sang terduga mencoba menyuruh korban untuk berganti pakaian menggunakan jubah bedah berwarna hijau serta menuntutnya lepaskan pakaiannya termasuk celana. Selanjutnya, si penyerang menusukan jarum ke lengan kirinya dan kanannya masing-masing sebanyak 15 kali, ungkapnya.

Pelaku lalu memasangkan jarum tersebut pada selang infus dan mencurahkan cairan jernih ke dalam selang infus itu. Setelah beberapa menit, korban mulai merasa pusing sampai akhirnya tidak sadar lagi.

"Sesudah bangun, korban dimintai untuk menukar bajunya sekali lagi. Kemudian, setelah kembali ke ruangan IGD, barulah korban menyadari kalau waktu tersebut adalah pukul 04.00 WIB. Korban menceritakan kepada ibunya bahwa tersangka mencoba mengekstrak darah sebanyak 15 kali dan menusukan larutan jerni ke dalam selang intravena sehingga membuat korban hilang kesadaran, juga pada saat pembuangan urine, korban merasa sakit di area tertentu," terang Hendra.

Pelaku tersebut memiliki alamat di KTP-nya di Pontianak namun kini menetap di Bandung. Sementara itu, korban merupakan penduduk asli Bandung.

"Pihak kami telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan berencana akan meminta pendapat pakar guna membantu dalam tahap investigasi ini," jelasnya.

Barang bukti yang berhasil disita meliputi dua set lengkap infus, dua pasang sarung tangan, tujuh alat suntik, 12 batang jarum suntik, satu karet gelang, serta berbagai jenis obat-obatan.

Pelakunya saat ini sudah dijadikan tersangka dan menghadapi ancaman hukuman penjara selama 12 tahun.

"Pelaku dijerat Pasal 6C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 mengenai Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan dapat dipenjara selama maksimal 12 tahun," kata Hendra.

Sekilanya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Surawan, mengungkapkan bahwa sang pelaku sudah diamankan sejak tanggal 23 Maret.

"Sudah diadili sejak tanggal 23 Maret dan telah kami temukan," katanya.

Surawan menyatakan bahwa orang yang diduga bersalah dengan inisial PAP (31) adalah salah satu anggota pelatihan khusus anestesi yang sedang melakukan praktek di rumah sakit itu.

"Jadi, jika menggunakan istilah dari sana, ia tengah mengejar spesialisasi dalam anestesi," terangnya.

Saat yang sama, Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, telah membenarkan insiden tersebut dan mengekspresikan ketidaksenangannya.

Dia mengonfirmasi bahwa tersangka telah dikembalikan ke Unpad dan dihapuskan dari program studi.

"Penjahat tersebut sudah melaksanakan tindakan yang sangat serius akibar dari kegiatan kriminal. Oleh sebab itu, kami menegaskan bahwa proses pembelajaran medis dalam bidang keahlian penjahat ini di RSHS akan kami hentikan," katanya.

Kronologi kejadian

PAP melancarkan operasinya di sebuah kamar yang berada di tingkat tujuh dari suatu bangunan di RSHS sekitar pertengahan Maret tahun 2025.

Insiden bermula ketika korbannya, yang tengah menanti pasien di RSHS Bandung, diperintahkan oleh pelaku untuk melaksanakan suatu tindak medis.

Pelakunya yang merupakan seorang mahasiswa semester dua dalam program pendidikan spesialisasi, mendekati korbannya dengan dalih akan melaksanakan pemeriksaan crossmatch atau pengecekan keserasian golongan darah untuk tujuan transfusi pada pasien.

Selama proses itu, tersangka memasukkan zat yang dicurigai berisi obat bius Midazolam ke dalam tubuh korban sehingga membuat korbannya pingsan.

Pada saat tersebut, sang ayah dari pihak korban yang tengah dirawat di RSHS memerlukan pendonor darah.

Saat melaksanakan proses pemeriksaan darah, korban diberikan bius sehingga hilang kesadaran.

Setelah beberapa jam, saat korbannya mulai sadar, dia tidak hanya merasa nyeri di tangan yang pernah dipasangi infus, tapi juga di daerah kelaminnya.

Para korban menjalani pemeriksaan medis dan ditemukan adanya tanda-tanda dari cairan spermatozoa pada area intim mereka.

Kelompok keluarga dari pihak korban langsung menghubungi Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat untuk melaporkan insiden tersebut.

(*/ )

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Perhatikan pula data dan detail tambahan disini Facebook , Instagram , Twitter dan WA Channel